Beginilah Produksi Gelas Kaca ala Jepang di Hokkaido

  • -

Beginilah Produksi Gelas Kaca ala Jepang di Hokkaido

Category : Wisata

Jika saat ini anda sedang berlibur di Jepang, tepatnya di daerah Hokkaido, maka jangan lupa untuk mampir menyempatkan diri ke daerah Furano. Daerah yang satu ini terkenal dengan ladang bunga lavender pada saat musim panas. Dari sinilah gelas kaca bernama Glass Forest in furano dibuat sedemikian rupa.

Tempat ini sangat unik. Memiliki enam bangunan dan lima diantaranya adalah toko untuk menawarkan produk gelas kaca yang terpajang dengan aneka ragam tema. Setidaknya terdapat dua bangunan yang menjadi pabrik pembuatan gelas kaca dan Jasa Kaca Tempered (Partisi Kaca, Shower Box, dsb) Bergaransi!.

Bangunan nomor satu terletak paling dekat dengan gerbang depan studio seringkali menyajikan gelas original dengan variasi desain yang berbeda. Salah satunya adalah produk jenis Shibare Glass yang hanya terjual secara eksklusif di tempat ini. Jenis gelas ini dirasa begitu unik untuk dipakai karena akan menghasilkan pola retak meskipun permukaannya mulus. Seiring lamanya durasi pemakaian, maka jumlah pola juga akan semakin bertambah.

Baca juga: Kaca Film Merk Terbaru Dari Jepang, Buat Pasar Makin Ramai!

Hampir semua orang pun tidak akan pernah tahu kapan pola retak ini dapat keluar. Pada bagian luar gelas yang keras mampu bertahan terhadap suhu dingin maupun panas. Tak heran jika kelas langkah ini dijual dengan harga cukup mahal, yani 4,212 Yen.

Sementara untuk bangunan nomor dua mengadopsi tema “Furano Musim Semi Hingga Musim Gugur”. Pada bangunan ini, anda akan disuguhkan dengan berbagai bentuk gelas dengan bentuk binatang liar maupun bunga yang merepresentasikan Furano di tiap musimnya. Salah satu contoh pada gelas dengan bentuk bunga lavender yang merepresentasikan musim panas. Kelas ini merupakan primadona para pengunjung bahkan sudah menjadi oleh-oleh favorit mereka. Maka tak heran jika harga per buah yang dijual sekitar 432 Yen.

Pada bangunan nomor tiga, terpajang aksesoris yang mengadopsi tema bangsa Jepang. Kemudian bangunan nomor lima menyuguhkan peralatan dapur Jepang, diantaranya yaitu tempat penyimpanan sumpit dan kecap asin khas jepang. Lanjut ke bangunan nomor enam menghadirkan Crystal College, yaitu suatu gambar yang dihasilkan dengan kristal gelas. Adapun bangunan nomor tujuh yang difungsikan secara khusus untuk mempersilahkan para pengunjung mencoba kegiatan pembuatan aneka barang dari bahan gelas. Tentu sebuah hal yang sangat menyenangkan karena dapat dilakukan secara perorangan maupun berkelompok.

Sumber: