Monthly Archives: April 2018

  • -

Kaca Film Merk Terbaru Dari Jepang, Buat Pasar Makin Ramai!

Category : Berita

Pasar kaca film di Indonesia yang telah diisi banyak merek seperti V-Kool, Solar Gard, dan 3M, bakal kian ramai dengan kedatangan merek baru asal Jepang, Konica Minolta.

Ketika berbincang-bincang di hadapan media di Jakarta, Rabu (18/4/2018), pemegang merek Konica Minolta, PT Global Auto International, membeberkan, bakal masuk ke pasar ritel pada tahun ini. Produk yang ditawarkan ialah ICE-µ.

ICE-µ diluncurkan di Jepang pada 2011, kemudian telah menyebar ke seluruh dunia termasuk ke wilayah Asia di Malaysia, Vietnam, Singapura, Korea, termasuk Indonesia pada 2015.

Di Indonesia, Konica Minolta telah mengawali bisnis sebagai pemasok kaca film OEM untuk empat produk Mitsubishi, yakni Mirage, Delica, Outlander Sport, dan yang terbaru pada Agustus 2017 yakni Xpander.

Baca juga: Kartunis Jepang Sindir Soal Proyek Kereta Cepat Menuai Banyak Tanggapan Nitizen

“Saingan kami telah amat banyak dan pasarnya besar. Artinya kami akan melaksanakan yang terbaik untuk ke depan dengan taktik, pemikiran, dan saya sendiri sudah ada pengalaman 15-20 tahun di kaca film tetapi di merek yang berbeda,” kata Andi Setiawan, Presiden Direktur Global Auto International.

Kwalitas produk dan kepercayaan produsen kendaraan beroda empat sebagai OEM ialah modal Konica Minolta masuk ke pasar ritel. Taktik yang telah disiapkan, melewati jalur home service dan online.

Produk ICE-µ dipasarkan di kisaran Rp 2 jutaan hingga Rp 7 jutaan. Buat menjamin kepuasan konsumen, diberikan garansi selama lima tahun.

Sumber:

  • https://otomotif.kompas.com/read/2018/04/18/145311515/pasar-kaca-film-makin-ramai-ada-merek-baru-dari-jepang
  • https://kacafilm.co.id/

  • -
Inggris Alami Kekalaham Memalukan Setelah Jepang Rebut Singapura

Inggris Alami Kekalaham Memalukan Setelah Jepang Rebut Singapura

Category : Sejarah

Inggris Alami Kekalaham Memalukan Setelah Jepang Rebut Singapura

Inggris Alami Kekalaham Memalukan Setelah Jepang Rebut Singapura

Salah satu kekalahan paling memalukan yang dialami oleh Inggris dalam partisipasinya di perang adalah saat mereka harus mengalah dari pasukan Jepang pada tahun 1942. Tepat pada 15 Februari 1942 setelah satu pekan sebelumnya pasukan Inggris dan jepang bertarung di benteng pertahanan Inggris di Singapura saat itu, akhirnya kedudukan Inggris di Singapura jatuh ke Jepang.

Membaca sejarah ini dalam bahasa Inggris tentu akan menarik, jadi kenapa tidak kursus Bahasa Inggris terbaik di Jogja saja? Dalam sejarahnya, disebutkan bahwa ada kurang lebih 60 ribu tentara pasukan Inggris yang tergabung dari Inggris, India dan Australia yang ditangkap dan kemudian dijadikan sebagai tawanan oleh pasukan Jepang.

Kemudian, tawanan tersebut digabungkan dengan 70 ribu orang pasukan sekutu yang sebelumnya ditangkap dalam upaya pasukan Jepang atau Negeri Matahari Terbit ini saat merampas Malaysia atau dikenal sebagai Semenanjung Malaya kala itu.

Pada 8 Desember 1941, Jepang bergerak dari Hawaii ke Semenanjung Malaya setelah mengebom Pearl Harbour. Pada saat itu, mereka masuk ke daerah kekuasaan Inggris di Malaya melalui Thailand dan kemudian tiba di sebelah utara Malaya.

Kala itu, pasukan Jepang yang datang dari Hawaii maju dengan cepat sampai ke benteng pertahanan miliki Inggris. Bahkan, saat itu mereka dapat mengambil alih pangkalan udara Inggris yang ada di Malaysia. Arthur Ernest Percival pun yang merupakan Jenderal Inggris kala itu mengalami kesulitan untuk meninggalkan wilayah Malaya. Kursus Bahasa Inggris terbaik di Jogja.

Pada waktu itu, pasukan Jepang datang dengan taktik gerilya melalui hutan-hutan rimbun yang ada di Malaysia dan membuat posisi Arthur terdesak. Dan akhirnya pasukan sekutu pun tidak mempunyai banyak pilihan dan memilih untuk menunda pasukan Jepang maju sambil mundur terus jauh ke arah selatan.

Tomoyuki Yamashita, Jenderal Jepang kala itu kemudian memerintahkn pasukannya agar terus masuk ke wilayah selatan. Hingga akhirnya pada 31 Januari 1942, mereka yang tergabung dalam pasukan sekutu akhirnya mundur dan menyeberangi jembatan yang ada di Selat Johor untuk pergi ke pangkalan laut Inggris yang ada di Singapura. Jembatan itu pun saat itu berhasil dibom meskipun hanya hancur sedikit saja.

Selanjutnya, pada 5 Februari 1942, Tomoyuki Yamashita dengan persenjataan lengkap menyerbu Semenanjung Malaya dan mulai membombardir Singapura. Kemudian setelah tiga hari pasukan Jepang dapat masuk melalui perairan kecil dan membuat jembatan-jembatan disitu. Dengan perbaikan jembatan yang cepat oleh teknisi Jepang, persenjataan pun bisa diseberangkan seluruhnya ke Singapura. Kursus Bahasa Inggris terbaik di Jogja.

Setelah itu, pasukan Jepang pun dapat masuk ke Singapore City yang menjadi jantung pasukan Inggris. Mereka berhasil memecah belah pasukan yang ada ke beberapa kelompok hingga akhirnya di tanggal 15 Februari 1942, Jenderal Arthur Percival mengaku menyerah pada pasukan Jepang karena sudah tidak adanya lagi amunisi dan makanan yang tersedia.

Dengan hilangnya wilayah Singapura dari tangan Inggris, artinya Inggris pun melepas kendali atas jalur strategis perairan dan secara tidak langsung membuka Samudera Hindia untuk terus diinvasi oleh Jepang.

Baca juga artikel kami lainya mengenai: masuk sekolah akuntansi di jepang pemuda asal medan ini membuat kagum banyak orang

Kekalahan yang dialami oleh Inggris kala itu pun disebut oleh Winston Churchill sebagai sebuah bencana yang sangat buruk dalam dunia sejarah Inggris. Namun, hal tersebut tidak menutup kemungkinan untuk belajar Bahasa Inggris di tempat kursus Bahasa Inggris terbaik di Jogja. Akhirnya sejarah yang disebut buruk ini pun juga disebut sebagai kekalahan yang memalukan juga.

Sumber: https://news.okezone.com/read/2018/02/14/18/1859535/jepang-rebut-singapura-inggris-alami-kekalahan-memalukan