Wakamono Kotoba, Bahasa Jepang Anak Muda

  • 0

Wakamono Kotoba, Bahasa Jepang Anak Muda

Tags :

Category : Budaya , Pemula

Terima kasih atas kesabarannya menunggu selama beberapa waktu terakhir yang kosong ini. Sekarang Yumeko siap mengeluarkan artikel-artikelnya kembali, dan kita akan mulai dengan topik wakamono kotoba yang diminta oleh irfan-san.

Wakamono kotoba (若者言葉) adalah bahasa percakapan anak muda. Dalam gaya bahasa ini, digunakan kosakata-kosakata khusus yang terdengar “gaul” dan mungkin “cool”. Di sini kita akan melihat sedikit kata-katanya beserta alternatif standarnya.

chou (超)

Ini adalah awalan yang artinya “super”. Contoh penggunaannya adalah chou-oishii (super lezat) dan chou-kawaii (super imut). Alternatif standarnya adalah monosugoku dan hontou ni (tidak sekuat monosugoku). Kanji chou sendiri digunakan pada kata seperti chou-tokkyuu (超特急, kereta super ekspres).

kimoi (キモい)

Artinya adalah “menjijikkan” yang berasal dari kimochi warui (perasaan buruk, menjijikkan). Misalnya, kalau kamu melihat ulat bulu dan merasa jijik dengan binatang tersebut, kamu bisa menggunakan kata kimoi.

maji (マジ)

Artinya adalah “serius” dan berasal dari majime (serius). Kata ini sering digunakan sebagai ekspresi saat kaget mendengar sesuatu: “maji???” atau “maji de????” (“serius???”, “yang bener???”). Bisa juga digunakan sebagai adjektiva misalnya maji na kao (muka serius).

Menggunakan kata-kata tersebut dengan orang dan situasi yang tepat, percakapan kamu bisa terdengar jauh lebih alami dan tidak kaku. Apa kamu sendiri punya kosakata slang favorit? Sebagai penutup, kalau kamu bertemu kata-kata yang kelihatannya wakamono kotoba dan tidak ada di kamus umum, kamu bisa coba cari di kamus zokugo.


  • 0

smart.fm: Menghafal Kata Bahasa Jepang dengan Cara Menyenangkan di Internet

 

Sebagai alat bantu menghafal kata, kamu bisa menggunakan program seperti Mnemosyne. Namun kalau kamu terhubung ke Internet, ada alternatif atau pelengkap lain yaitu situs smart.fm. Di situs tersebut, kamu menghafal kata-kata bahasa Jepang dengan format seperti game tebak-tebakan. Keunggulan smart.fm yang paling utama bagi saya adalah tersedianya contoh-contoh kalimat beserta audionya dan juga mode dikte.

Situs tersebut sebetulnya sangat mudah digunakan sehingga kamu bisa saja langsung menjelajah sendiri dan memulai kuis yang menarik untuk menghafal kata-katanya. Namun kalau ingin panduan awal langkah per langkah dan beberapa tips penggunaan, silahkan baca artikelnya.

Mendaftar dan setting awal

Mendaftar di smart.fm

Pertama-tama, buatlah akun di smart.fm dengan mengklik “Join now”. Dengannya, situs tersebut bisa tahu kata-kata apa yang sudah kamu hafal dengan baik sehingga tidak akan menanyakan kata yang sama berulang-ulang. Kamu juga bisa melacak kemajuanmu. Terakhir, pengguna terdaftar bisa berteman dengan pengguna lain sehingga bisa saling melihat kemajuannya dan saling memberi semangat.

Rekomendasi awal smart.fm

Setelah mendaftar, kamu akan dibawa ke halaman awalmu dan disodori berbagai gol (kelas) untuk dipelajari. Karena banyak bahasa yang bisa dipelajari di smart.fm, ada baiknya kita memberitahu situs tersebut tentang bahasa apa yang saat ini kita pelajari. Dengannya, smart.fm bisa memberi rekomendasi gol-gol yang relevan. Untuk mengatur bahasa, pilih “Set Languages”.

Tambah bahasa di smart.fm

Di halaman pengaturan bahasa, klik “Add a Language” di bawah “Languages I Know” untuk menambahkan bahasa-bahasa yang sudah kamu kuasai (misalnya Bahasa Indonesia). Tambahkan sejumlah yang diperlukan (kamu juga bisa mengatur tingkat pemahamannya). Dengan ini, pengguna lain di smart.fm bisa tahu bahasa ibumu.

Lalu, klik juga “Add a Language” di bawah “Languages I’m Studying” untuk menambahkan bahasa-bahasa yang sedang atau ingin kamu pelajari. Tambahkan juga sebanyak yang kamu perlukan. Hasilnya misalnya seperti ini:

Selesai atur bahasa di smart.fm

Setelahnya kamu tinggal mengklik “Save” dan kembali ke halaman awal dengan mengklik “Home” di paling atas. Kali ini halaman depanmu mestinya sudah berubah:

Saran gol bahasa Jepang

Bisa dilihat bahwa gol-gol bahasa Jepang kini ditawarkan untuk kamu.

Memilih gol

Seperti telah disebutkan, gol adalah sekumpulan kata-kata yang bisa kamu pelajari sebagai satu unit. Sebagai contoh, ada gol nama-nama binatang dalam bahasa Jepang. Lalu ada gol misalnya 200 kata paling dasar di bahasa Jepang. Kamu juga bisa membuat gol sendiri, misalnya daftar semua kata-kata yang muncul di bab 1 buku cetak bahasa Jepangmu!

Untuk mencoba belajar di situs ini, silahkan saja pilih gol yang kira-kira menarik kamu. Kamu bisa memilih gol yang direkomendasikan di halaman depan misalnya, atau mengklik “more” di bawahnya untuk melihat rekomendasi yang lebih banyak lagi. Kamu juga bisa melakukan pencarian gol tertentu melalui “Search” di kanan atas.

Kalau kamu pemula bahasa Jepang, saya pribadi menyarankan kamu memulai dari seri Core 2000. Di situ diajarkan 2000 kata paling dasar di bahasa Jepang yang dibagi menjadi 10 gol. Buka misalnya gol pertama di seri tersebut yaitu Japanese Core 2000:Step 1. (karena kata-kata di situ sangat dasar, pelajar lebih lanjut mungkin bisa melirik Core 6000)

Mulai menghafal kata-katanya dengan iKnow

Core 2000

Di atas ditunjukkan halaman awal Japanese Core 2000:Step 1. Dari situ kamu bisa melihat-lihat kata-kata yang akan dipelajari di gol tersebut. Untuk memulai, langsung saja pilih “Start iKnow” yaitu aplikasi permainan menghafalnya.

(Aplikasi iKnow menggunakan Flash dan akan membuka window baru. Sebagai alternatifnya, kamu bisa mengklik tombol kuning “Start” yang langsung akan memulai permainannya di situ juga. Tapi berdasarkan pengalaman saya, suara kata dan contoh-contoh kalimatnya akan lebih lancar menggunakan iKnow, jadi disarankan untuk menggunakan iKnow saja.)

Setting huruf di iKnow

Saat iKnow pertama kali muncul, kamu akan ditanya mengenai mode belajar kamu, apakah ingin menggunakan romaji, kana, atau full (menggunakan kanji dan kana). Jadi bagi yang belum bisa membaca huruf Jepang, kamu bisa memilih romaji. Setting ini bisa diubah kapanpun jadi jangan takut untuk mencoba-coba. Contoh di bawah selanjutnya menggunakan setting romaji.

Review sesi

Dalam menyelesaikan suatu gol, proses belajar kamu akan dibagi menjadi sesi-sesi. Tiap sesi defaultnya adalah belajar 10 kata. Jadi, kamu bisa mempelajari misalnya 2 sesi atau 3 sesi setiap harinya sesuai dengan waktu yang tersedia. Saya pribadi saat ini belajar 2 sesi per harinya. Sesedikit atau sebanyak apapun, yang penting adalah berusaha rutin.

Di gambar atas ditunjukkan kata-kata yang akan dipelajari di sesi ini. Kalau kamu mengklik kata-katanya, kamu bisa mendengar cara pengucapan kata tersebut. Untuk setiap kata, disarankan agar kamu mendengarkannya lalu mencoba mengucapkannya. Setelah siap, klik tombol “Start studying” untuk mulai menghafal kata-katanya!

Permainan iKnow

Pada dasarnya, pertama arti masing-masing katanya akan ditunjukkan satu per satu. Lalu kata-kata di sesi tersebut akan ditanyakan berulang-ulang sampai kamu dianggap hafal baik. Jenis pertanyaannya bisa bermacam-macam, misalnya:

  • Kamu ditunjukkan kata bahasa Jepangnya, dan harus memilih arti bahasa Inggris yang benarnya
  • Kamu ditunjukkan arti bahasa Inggrisnya, dan harus memilih kata bahasa Jepang yang benarnya
  • Kamu ditunjukkan arti bahasa Inggrisnya, dan harus menulis sendiri kata bahasa Jepang yang benarnya

Nanti akan ada contoh kalimat untuk tiap katanya, jadi usahakan juga untuk membaca kalimatnya keras-keras agar lebih cepat hafalnya. Ini salah satu keunggulan utama smart.fm: Dengan adanya contoh kalimat, kamu jadi mengerti konteks penggunaan kata-katanya sehingga mengerti arti katanya dengan benar dan lebih mudah hafal. Jadi manfaatkan contoh kalimatnya sebaik mungkin dengan membacanya.

Setelah selesai, kamu akan dibawa ke halaman laporan sesi:

Halaman laporan sesi iKnow

Bisa dilihat persentasi tingkat hafalan tiap kata. Kalau belum 100%, maka kata tersebut sangat mungkin akan ditanyakan lagi di sesi-sesi mendatang sampai kamu dianggap benar-benar hafal. Setelah mengklik tombol “Main” kamu akan dibawa ke halaman awal gol.

Laporan gol iKnow

Ada beberapa hal yang bisa diperhatikan di situ. Pertama adalah persentasi gol secara keseluruhan. Kalau sudah mencapai 100%, artinya kamu dianggap sudah hafal seluruh kata di gol tersebut! Lalu kamu juga bisa mengubah jumlah kata tiap sesi dari 10 menjadi 5.

Untuk memulai sesi baru, klik saja tombol kuning “Start”. Namun kalau kamu sudah merasa cukup untuk hari ini, tinggal tekan “Quit” dan kamu bisa melanjutkannya di hari lain. Untuk mengubah mode romaji/kana/full, tinggal tekan “Settings” lalu pilih tab “Quiz”:

Ubah mode iKnow

Kalau kamu ingin belajar bahasa Jepang dan berharap agar suatu saat nanti bisa mahir, jangan gunakan romaji! Jumlah hiragana dan katakana tidak begitu banyak, jadi secepatnya pelajari kedua huruf tersebut dan ganti mode iKnow-mu menjadi kana (atau mode “full” yang juga menggunakan kanji). Ingat, bahasa Jepang tertulis tidak menggunakan romaji, jadi tidak ada alasan untuk berlama-lama tetap menggunakannya.

Menariknya, kamu bisa menghafal kana di iKnow karena terdapat seri hiragana dan katakana. Jadi mulai belajar huruf Jepang sekarang juga!

Mode dikte

Mode dikte

Dari halaman awal suatu gol, kamu juga bisa memulai latihan dikte dengan mengklik “Start Dictation”. Pada kuis kali ini, kalimat-kalimat penuh akan dibacakan dan tugasmu adalah menulis kalimat teresbut! Jadi, kalau kamu rajin melakukan latihan dikte, bisa dipastikan bahwa kemampuan mendengarmu akan bertambah drastis.

Selain menyelesaikan gol melalui iKnow sampai 100%, sangat disarankan agar kamu juga mengerjakan latihan dikte sampai 100%.

Penutup

Dengan smart.fm, kita dimudahkan untuk mengafal kosakata bahasa asing. Tidak hanya bahasa Jepang, di situs tersebut kita bisa belajar bahasa Mandarin, belajar bahasa Perancis, belajar bahasa Jerman, belajar bahasa Arab, sampai belajar bahasa Inggris (banyak gol untuk persiapan TOEFL atau TOEIC).

Selain iKnow dan mode dikte, ada juga mode brainspeed jadi silahkan coba juga (walaupun saya sendiri kurang begitu senang mode tersebut). Di situs tersebut juga disediakan fungsionalitas jejaring sosial sederhana sehingga kamu bisa mencari dan menambah teman (kalau ada yang mendaftar dan mencari teman, tulis saja id-nya di komentar artikel ini).

Walaupun smart.fm berguna untuk menghafal kata, dia tidak mengajari tata bahasa sehingga pemula mungkin akan bingung dengan infleksi-infleksi yang ada (misalnya kenapa kata taberu muncul sebagai tabemashita di contoh kalimat). Jadi gunakanlah bersamaan dengan buku cetak bahasa Jepang favoritmu atau dengan materi online misalnya Tutorial Tae Kim.

Dengan situs yang sangat membantu ini, semuanya kini tinggal tergantung kamu. Sehebat-hebatnya teknologi, tidak ada artinya jika tidak digunakan. Jadi berusahalah untuk menghafal kata secara rutin di situs itu, walaupun itu 1 sesi sekalipun. Pasti dalam beberapa bulan, perbendaharaan katamu sudah bertambah luas.

Setelah hafal banyak kata-kata bahasa Jepang, tentunya kamu ingin mengaplikasikannya kan? Salah satu caranya adalah dengan menulis dalam bahasa Jepang, dan kalau kamu mencari situs untuk latihan menulis bahasa asing, kunjungi lang-8.

Selamat belajar!


  • -

Tutorial Watarasebashi #11 – Konsonan Bersuara Pada Kata Gabungan

Tags :

Category : Budaya , Pemula

[Pada seri tutorial ini, kita akan belajar bahasa Jepang dari nol dengan menggunakan lagu Watarasebashi sebagai materinya. Karena pembahasan tiap episode dibangun dari pembahasan-pembahasan sebelumnya, saya menyarankan agar kamu mengikutinya dari episode pertama.]

Setelah mempelajari pengelompokan kana menjadi baris-baris tertentu, sekarang kita akan belajar suara-suara konsonan tambahan yang diperoleh dengan memodifikasi suara-suara dasarnya. Setelahnya, kita akan bisa memamahi pembentukan kata watarasebashi dan kata-kata lain yang sejenis.

Konsonan bersuara dan plosif

Beberapa suara konsonan bunyinya mirip dengan konsonan lain. Contohnya, coba kamu buat suara “ta” dan “da” dengan mulutmu, lalu bandingkan gerakan lidah dan bunyi keduanya. Mirip kan?

Fonologi Jepang sadar akan kemiripan tersebut, dan oleh karenanya hiragana untuk “da” hanyalah hiragana “ta” yang diberi tanda tambahan:

tanda dakuten

Tanda yang memodifikasi suara tersebut adalah dua garis kecil yang mirip tanda kutip (゛) dan disebut dakuten (濁点). Karena bentuk garis kecilnya disebut ten (点), kadang-kadang tanda itu secara informal disebut tenten (点々). Suara konsonan hasil modifikasinya disebut sebagai konsonan bersuara (voiced consonant).

Daftar perubahan suara yang mungkin dengan tanda dakuten adalah k→g, s→z, t→d, dan h→b. Beberapa suara perkecualian pada kana dasar juga menghasilkan perkecualian jika disuarakan, misalnya “shi” (し) yang menjadi “ji” (じ) dan bukan “zi”.

Terdapat juga tanda lingkaran (゜) yang mengubah suara vokal h→p. Tandanya disebut handakuten (半濁点) atau secara informal maru (丸). Suara konsonan p ini secara teknis disebut plosif.

Inilah daftar seluruh suara modifikasi tersebut:

Vokal
a i u e o
k→g
ga

gi

gu

ge

go
s→z
za

ji

zu

ze

zo
t→d
da

ji

dzu

de

do
h→b
ba

bi

bu

be

bo
h→p
pa

pi

pu

pe

po

Perhatikan bahwa suara “ji” bisa ditulis dengan じ maupun ぢ. Hampir selalu, yang digunakan adalah じ. づ suaranya adalah “dzu” namun seringkali dalam romanisasi ditulis “zu”.

Penyuaraan dalam pembentukan kata

Di bahasa Jepang, jika dua kata digabung menjadi satu kata baru, seringkali konsonan awal pada kata kedua disuarakan. Misalnya, suara yang aslinya “h” berubah menjadi “b” pada kata gabungan. Dengan pengetahuan ini, sekarang jelas kenapa watarase (nama) + hashi (jembatan) menjadi watarasebashi (Jembatan Watarase)!

Di bawah akan diberikan contoh-contoh gabungan kata yang semuanya menggunakan penyuaraan. Formatnya adalah kuis, jadi coba jawab sebelum melihat kuncinya. Silahkan menggunakan tabel perubahan suara di atas sebagai referensi.

1) shabon (sabun) + tama (bola) =
Jawaban: shabondama (gelembung sabun)
2) watarase (nama) + kawa (sungai) =
Jawaban: watarasegawa (Sungai Watarase)
3) takara (harta karun) + hako (kotak) =
Jawaban: takarabako (kotak harta karun)
4) hyoutan (nama) + shima (pulau) =
Jawaban: hyoutanjima (Pulau Hyoutan)
5) hana (bunga) + hi (api) =
Jawaban: hanabi (kembang api)
6) hito (orang) + hito (orang) =
Jawaban: hitobito (orang-orang)
7) ao (biru) + sora (langit) =
Jawaban: aozora (langit biru)
8) ya (panah) + shirushi (tanda) =
Jawaban: yajirushi (tanda panah)
9) hana (hidung) + chi (darah) =
Jawaban: hanaji (mimisan)
10) suika (semangka) + hatake (ladang) =
Jawaban: suikabatake (ladang semangka)

Di atas telah disebutkan bahwa suara “ji” umumnya ditulis dengan じ. Namun perhatikan bahwa hanaji jika ditulis dengan hiragana adalah はなぢ dan bukan はなじ. Ini mudah dimengerti karena kata pembentuk keduanya adalah ち (chi, darah) dan bukan し (shi).

Terakhir, perlu diingat juga bahwa penyuaraan yang telah dibahas tidaklah universal. Sebagai contoh, niwa (taman) + ki (pohon) adalah niwaki (pohon taman) tanpa penyuaraan. kutsu (sepatu) + shita (bawah) juga hasilnya hanyalah kutsushita (kaos kaki).

Penutup

Kita telah selesai membahas judulnya. Selanjutnya, kita akan mulai membahas tata bahasa yang terdapat pada liriknya. Sampai jumpa!

Lampiran: daftar kata

Kata-kata yang tadi muncul sebagai contoh didaftar di sini.

橋 (hashi): jembatan
渡良瀬橋 (watarasebashi): jembatan Watarase
島 (shima): pulau
ひょうたん島 (hyoutanjima): pulau Hyoutan (dengar lagunya!)
シャボン (shabon): sabun
シャボン玉 (shabondama): gelembung sabun
川 (kawa): sungai
渡良瀬川 (watarase): sungai Watarase
宝 (takara): harta karun
箱 (hako): kotak
宝箱 (takarabako): kotak harta karun
花 (hana): bunga
火 (hi): api
花火 (hanabi): kembang api
人 (hito): orang
人々 (hitobito): orang-orang
青 (ao): biru
空 (sora): langit
青空 (aozora): langit biru
矢 (ya): panah
印 (shirushi): tanda
矢印 (yajirushi): tanda panah
鼻 (hana): hidung
血 (chi): darah
鼻血 (hanaji): mimisan (hidung berdarah)
スイカ (suika): semangka
畑 (hatake): ladang
スイカ畑 (suikabatake): ladang semangka
庭 (niwa): taman
木 (ki): pohon
庭木 (niwaki): pohon taman
靴 (kutsu): sepatu
下 (shita): bawah
靴下 (kutsushita): kaos kaki