Acara Rilis Windows 7 di Nipponbashi Den-Den Town

  • 0

Acara Rilis Windows 7 di Nipponbashi Den-Den Town

Category : Berita , Budaya

Sistem operasi terbaru Microsoft yaitu Windows 7 dirilis tanggal 22 Oktober kemarin di Jepang. Untuk merayakannya, toko-toko mengadakan event hitung mundur untuk menanti detik di mana program tersebut bisa dijual yaitu 22 Oktober pukul 0 pagi!

Pada video di atas kalian bisa melihat event hitung mundur tersebut di salah satu toko yang terdapat di Nipponbashi Den-Den Town. Tempat yang bisa disingkat Ponbashi ini adalah pusat elektronik dan hal-hal yang berbau “otaku” di Osaka, jadi bisa dianggap sebagai Akihabara-nya orang Osaka atau daerah Kansai.

Agar bisa mengikuti hitung mundurnya, ayo hafalkan angka-angka berikut (hanya saja, pada hitungan ke-7 mereka menggunakan “seven” karena Windows yang dirilis adalah “Windows Seven”):

  • 0: zero
  • 1: ichi
  • 2: ni
  • 3: san
  • 4: yon atau shi
  • 5: go
  • 6: roku
  • 7: nana atau shichi
  • 8: hachi
  • 9: kyuu
  • 10: juu

Ini beberapa kosakata yang mungkin menarik untuk diketahui berkaitan dengan topik kali ini:

オペレーティングシステム (opereetingu shisutemu): Sistem operasi (operating system)
インストール (insutooru): install
カウントダウン (kaunto daun): hitung mundur (countdown)
イベント (ibento): event, acara
パソコン (pasokon): komputer
ノートパソコン (nooto pasokon): laptop, notebook
アップグレード (appugureedo): upgrade
バックアップ (bakku appu): backup
メモリ (memori): memori
更新 (koushin): update, pemutakhiran

(rasa-rasanya hampir semuanya menggunakan katakana ya?)

Ada yang menggunakan Windows 7 di sini? Saya sendiri saat ini puas dengan XP, dan mungkin suatu saat pindah total ke Ubuntu Linux.


  • 0

Tips dan trik menggunakan Input Method Editor (IME) bahasa Jepang di Windows XP – bagian 2

Ini adalah kelanjutan dari tips dan trik penggunaan IME bagian 1. Pastikan kamu telah menginstall Input Method Editor terlebih dahulu.

Menulis kalimat yang panjang

Kita bisa langsung menulis kalimat yang panjang, misalnya “tsugi no yasumi ni sukoshi kaeru” (saya akan pulang sebentar di liburan mendatang nanti). Caranya adalah menuliskan seluruh kalimatnya tanpa spasi, karena seperti kita tahu menekan spasi pada IME bertujuan untuk mencari kemungkinan penulisan. Jadi pada contoh di atas, yang kita tuliskan adalah “tsuginoyasuminisukoshikaeru”. Setelahnya, baru tekan spasi.

Menggunakan IME untuk menulis kalimat panjang

IME akan memecah kalimat panjang tersebut menjadi beberapa elemen, dan menebak penulisan yang sesuai untuk masing-masing elemen. Pada contoh di atas, pemecahannya adalah “次の”, “休みに”, “少し”, dan “帰る”. Kalau konversi yang dilakukan sudah benar, kamu hanya perlu menekan Enter. Namun kalau ada yang tidak sesuai, kamu bisa mengoreksi bagian-bagian yang perlu. Tombolnya adalah berikut:

  • Kiri, kanan: pindah ke elemen yang ada di kiri atau kanan.
  • Shift+kiri, Shift+kanan: menggeser batas elemen ke kiri atau kanan. Ini perlu kita lakukan kalau pemecahan yang dilakukan oleh IME salah. Setelah selesai menggeser batas, tekan spasi.
  • Spasi: Mencari alternatif penulisan lain untuk elemen yang sedang aktif.
  • Esc: Masuk ke mode koreksi untuk membetulkan kesalahan penulisan pada elemen yang aktif. Setelah selesai mengoreksi, tekan spasi.

Kalau sudah menguasai tekniknya, menulis kalimat panjang langsung akan sangat menghemat waktu.

Tombol shortcut

Inilah beberapa tombol shortcut yang bisa kamu tekan setelah menuliskan katanya:

  • F6: Ubah ke hiragana.
  • F7: Ubah ke katakana.
  • F8: Ubah ke katakana lebar setengah (half width). Di sistem komputer Jepang kuno, huruf Jepang yang bisa ditulis hanyalah katakana lebar setengah ini. Inilah perbandingan katakana “aiueo” lebar penuh (normal) dan lebar setengah: アイウエオ/アイウエオ
  • F9: Ubah ke abjad latin lebar penuh (full width). Misalnya “abc” akan menjadi “abc”. Huruf lebar penuh ini ada agar terlihat lebih menyatu/seragam jika ditulis berdampingan dengan kanji.
  • F10: Ubah ke abjad latin biasa.

Penutup

Semoga tips-tips yang diberikan di sini bisa membuatmu lebih produktif dalam menulis Jepang di komputer.


  • 0

Tips dan trik menggunakan Input Method Editor (IME) bahasa Jepang di Windows XP – bagian 1

Pada artikel kemarin telah dibahas cara menginstall IME di Windows XP agar kamu bisa menulis huruf Jepang. Setelah mengetahui dasarnya, sekarang kita akan membahas kesalahan-kesalahan yang umum terjadi dan beberapa penggunaan lebih lanjutnya.

Artikel ini terutama ditujukan untuk mereka yang telah mengerti hiragana dan katakana, jadi kalau kamu sama sekali tidak mengerti apa yang dibicarakan, simpan saja dahulu untuk referensi di masa datang (karena kamu pasti membutuhkannya).

Menghindari kesalahan-kesalahan umum
Orang yang baru menggunakan IME, terutama orang yang juga baru belajar bahasa Jepang, akan sering melakukan beberapa kesalahan dasar pengetikan. Kesalahan-kesalahan tersebut berkaitan dengan partikel dan akan dibahas di sini. Kalau belum bisa membaca kanjinya, fokus saja pada hiragana yang sedang dibahas.

Pertama adalah mengenai partikel topik “wa”, misalnya pada kalimat “watashi wa takahashi to moushimasu” (nama saya Takahashi). Partikel tersebut memang bunyinya “wa”, namun dia ditulis dengan hiragana は (ha). Jadi saat menggunakan IME, jangan lupa untuk menulis “ha”.

Salah: 私わ高橋と申します
Benar: 私は高橋と申します

Kedua adalah partikel arah yang sering ditulis “e” menggunakan romaji, misalnya pada “yamaguchi e sayumi to iku” (pergi ke Yamaguchi bersama Sayumi). Partikel tersebut ditulis menggunakan hiragana へ (he). Saat menggunakan IME, jangan lupa untuk menulis “he”.

Salah: 山口えさゆみと行く
Benar: 山口へさゆみと行く

Ketiga adalah partikel objek langsung yang sering ditulis “o” menggunakan romaji, misalnya “purezento o risako ni ageru” (memberi hadiah ke Risako). Partikel tersebut sebetulnya menggunakan hiragana を (wo), jadi saat menggunakan IME jangan lupa untuk menulis “wo”.

Salah: プレゼントお梨沙子にあげる
Benar: プレゼントを梨沙子にあげる

n mati (ん)
Penulisan romaji seringkali menyebabkan ambigu pada huruf “n”. Sebagai contoh adalah “kinenbi”. Apakah maksudnya ki-nen-bi (hari perayaan) atau kin-en-bi (hari dilarang merokok)?

Pada kasus tersebut, IME akan menganggap kinenbisebagai きねんび (ki-nen-bi). Untuk memaksa menulis “n” mati (ん) pada kasus-kasus ambigu tersebut, kita harus menulis n’ atau nn. Jadi untuk menulis kin-en-bi (きんえんび), kita harus menulis kin’enbi atau kinnenbi.

Kita harus selalu hati-hati dengan masalah “n” tersebut. Sebagai contoh, misalnya kita ingin menulis hiragana dari nama seseorang yaitu “konno”. Kalau kita menuliskan persis konno, maka nn tersebut akan dianggap sebagai “n” mati dan hasilnya salah yaitu こんお (kon-o). Kita harus memasukkan kon’no atau konnno untuk mendapatkan tulisan yang benar yaitu こんの.

tsu kecil (っ)
“tsu” kecil digunakan untuk menggandakan konsonan misalnya pada なっち. Yang perlu diingat adalah IME Windows XP tidak akan menerima gaya penulisan “tch” misalnya “natchi”. Kita harus menulisnya sebagai “nacchi”.

Kana kecil lainnya
Beberapa kana selain “tsu” memiliki versi kecil seperti “yu” kecil (ゅ) dan “a” kecil (ぁ). Umumnya, mereka akan muncul sendiri saat kamu menuliskan romajinya. Sebagai contoh, kalau kamu menulis shashinshuu atau syashinsyuu maka otomatis akan muncul huruf-huruf kecilnya: しゃしんしゅう. Sebagai contoh lain, kalau kamu menulis fankurabu maka otomatis akan muncul “a” kecil: ファンクラブ

Tapi kalau kamu karena alasan yang aneh ingin menulis kana kecil pada kasus-kasus yang tidak wajar, misalnya ingin menulis “niinii” sebagai ニィニィ (katakana dengan dua buah “i” kecil), maka kamu bisa menulis “x” sebelum huruf yang ingin kamu kecilkan tersebut. Pada contoh tadi, caranya adalah dengan menulis nixinixi. Ingat, tidak semua kana memiliki versi kecil.

Tanda Baca
Inilah beberapa tanda baca yang umum dan cara menulisnya menggunakan IME:

Simbol
Cara menulis
Titik Jepang 。
. (titik)
Koma Jepang 、
, (koma)
Tanda “atau”/spasi katakana ・
/ (garis miring kanan)
Tanda kutip 「」
[ dan ] (kurung kotak)
Tanda baca panjang katakana ー
– (minus)
Tanda pembatas/tanda baca panjang ~
~ (tilda)
Kebanyakan tanda baca lainnya, jika ditulis dalam mode edit IME, akan memberikan versi lebar gandanya. Sebagai contoh, menulis tanda seru (!) pada IME akan menghasilkan !, yaitu tanda seru versi lebar ganda. Guna karakter-karakter versi lebar ganda adalah agar terlihat seragam jika ditulis berdampingan dengan kanji. Karakter lebar ganda sering juga disebut karakter lebar penuh (full width), dan karakter-karakter normal sering disebut karakter lebar setengah (half width).

Karakter-karakter rahasia
Kalau kita menuliskan kata-kata tertentu, IME memberikan pilihan untuk mengubahnya menjadi karakter khusus. Inilah daftar beberapa masukan rahasia tersebut dan karakter yang akan dihasilkan:

dakuten: Tanda “tenten” ゛. Coba juga “handakuten”.
kakko: Berbagai tanda kurung misalnya 〔〕, 《》, dan 【】. “kakko” artinya tanda kurung.
onpu: ♪. “onpu” artinya not.
ecchi: Berbagai versi huruf “h”. Orang Jepang memang mengucapkan “h” sebagai “ecchi”. Memangnya kamu berharap apa?
Jangan lupa menekan tombol konversi Space sampai mendapatkan karakter rahasia tersebut. Silahkan bermain-main dengan berbagai kata-kata dalam bahasa Jepang, mungkin saja kamu akan mendapat suatu karakter rahasia.

Penutup
Ini baru bagian 1 dari tips dan trik. Masih ada catatan penggunaan tambahan yang akan ditulis di lain artikel. Yang pasti, kemahiran menggunakan IME sangat vital bagi penulisan bahasa Jepang, sama seperti kemahiran menekan tombol-tombol keyboard saat menulis huruf latin.


  • 0

Cara Menulis Huruf Jepang di Windows Xp: Menginstall Microsoft Input Method Editor (Ime)

Setelah menginstall font Jepang, langkah selanjutnya untuk mendukung studi bahasa Jepangmu adalah dengan menginstall Input Method Editor atau IME. Dengan IME tersebut kamu bisa menulis huruf Jepang di komputer menggunakan keyboard biasa, baik hiragana, katakana, maupun kanji!

Dengan kemampuan tersebut, kamu bisa melakukan sangat banyak hal baru! Kamu bisa dengan mudah mencek penulisan suatu kata tanpa membuka kamus. Kamu bisa melakukan pencarian kata-kata bahasa Jepang di Google maupun Wikipedia Bahasa Jepang. Kamu juga bisa berinteraksi di situs-situs berbahasa Jepang seperti 2ch maupun berkorespondensi dengan orang Jepang melalui email dan IM. Tentu saja, kamu juga bisa menggunakan kanji-kanjinya sebagai elemen misterius pada desain grafismu.

Instalasi Input Method Editor

Catatan: Agar bisa menjalankan langkah-langkah di artikel ini, kamu sebelumnya perlu menginstall font bahasa Jepang yang sudah dijelaskan pada artikel cara menginstall font bahasa Jepang.

Pertama, pergi ke Control Panel dan buka Regional and Language Options. Kalau entah kenapa kamu tidak bisa menemukannya, kamu bisa menjalankannya lewat StartRun... lalu memasukkan perintah intl.cpl. Dari window yang muncul pergilah ke tab Languages:

Window Regional and Language Options pada Windows XP untuk menginstall dukungan menulis bahasa Jepang

Dari situ, klik tombol Details...:

Langkah-langkah untuk instalasi dukungan menulis bahasa Jepang pada Windows XP

Dari window berikutnya yang muncul, pertama tekan tombol Add..., lalu pada bagian Input language pilih Japanese. Tekan OK. Kamu bisa melihat bahwa kini dukungan untuk menulis huruf Jepang sudah ditambahkan:

Dukungan menulis bahasa Jepang di komputer Windows XP yang sudah diinstall

Berikutnya tergantung dari keadaan komputer kamu. Kalau di layar tersebut selain bahasa Jepang hanya ada bahasa-bahasa yang menggunakan huruf latin, misalnya bahasa Inggris dan Bahasa Indonesia, maka hapus saja dukungan keyboard untuk bahasa tersebut. Ini karena dengan settingan bahasa Jepang pun kamu bisa menulis huruf latin. Kalau kamu menggunakan bahasa lain misalnya bahasa Arab atau Korea, jangan hapus mereka karena tentu saja IME bahasa Jepang tidak bisa digunakan untuk menulis bahasa-bahasa tersebut.

Pada contoh di atas hanya terdapat bahasa Inggris jadi settingan keyboardnya akan dihapus. Klik nama bahasanya, lalu tekan tombol Remove. Kalau kamu tidak ingin menghapus apapun, kamu mungkin ingin merubah Default input language menjadi Japanese - Microsoft IME Standard 2002 ver. 8.1 (sekali lagi, dengan default bahasa Jepang pun kita masih bisa menulis huruf latin).

Setelahnya tekan tombol OK. Mungkin Windows akan mengatakan bahwa dukungan menulis bahasa yang sedang aktif (misal Inggris) tidak bisa dihapus saat ini. Kalau memang begitu kasusnya, atau kalau ada pesan lain yang menyarankan kita untuk merestart komputer, maka restart komputernya.

Pengaturan language bar

Setelah semua langkah di atas, buka program yang bisa digunakan untuk mengetik misalnya Notepad. Lalu, cari benda baru bernama “language bar” pada taskbar yang bentuknya seperti ini:

Language bar pada taskbar Windows XP yang menunjukkan bahasa Jepang sebagai bahasa yang aktif

Language bar tersebut menunjukkan bahasa apa yang akan dipakai untuk menulis. JP berarti Jepang. Kalau tadi kamu sudah menghapus bahasa-bahasa lain, atau kalau kamu sudah mengatur bahasa Jepang menjadi default, maka di situ akan tertera JP dan tidak ada yang perlu kamu ubah. Namun kalau di situ yang aktif adalah bahasa selain JP, klik saja tombolnya untuk mengubahnya:

Merubah bahasa yang aktif dari bahasa Inggris ke kahasa Jepang menggunakan language bar pada Windows XP

Kalau language barnya tidak ada di taskbar, coba cari di seluruh layar kamu. Ada kemungkinan dia melayang entah di mana seperti berikut:

Language bar pada Windows XP yang melayang bebas

Kalau yakin dia benar-benar hilang, kamu bisa memunculkannya dengan mengklik kanan taskbar dan memilih ToolbarsLanguage bar.

Cara memunculkan language bar pada Windows XP dengan mengklik kanan taskbar

Ingat, untuk menulis bahasa Jepang, kode yang tertulis pada language bar haruslah JP. Jika bahasa Jepang tidak terpilih di situ, kita tidak akan bisa menyalakan IME-nya.

Cara menulis hiragana

Setelah memastikan bahwa bahasa yang aktif pada language bar adalah Jepang, mulailah mengetik suatu kata misalnya “musume” (putri):

Menulis \"musume\" yang memunculkan huruf latin di Notepad

Terlihat bahwa yang muncul masih huruf latin. Seperti dikatakan sebelumnya, bahkan dengan settingan bahasa Jepang kita masih bisa menulis huruf latin. Untuk mulai menulis huruf Jepang, aktifkan IME dengan menekan tombol Alt+~. ~ adalah tombol yang berada di sebelah atas Tab dan di sebelah kiri tombol 1. Sekarang coba lagi tulis “musume” di bawahnya:

Menulis hiragana dari \"musume\" (むすめ) pada Notepad di Windows XP

Apa yang kamu tulis akan langsung dirubah oleh IME menjadi hiragana! Perhatikan bahwa di bawah tulisan むすめ tersebut ada garis bawah, yang artinya kita masih berada pada mode edit. Di mode edit, apa yang kita tulis belum dikirim ke programnya, misalnya Notepad.

Untuk mengirim huruf-huruf hiragana tersebut ke programnya, kamu tinggal menekan Enter:

Menulis hiragana dari \"musume\" (むすめ) pada Notepad di Windows XP

Untuk kembali menulis huruf latin, tekan saja lagi Alt+~.

Mencari penulisan kanji dan katakana

Kata “musume” memiliki penulisan kanji. Selain itu, kita juga bisa saja ingin menulis “musume” menggunakan katakana. Cara untuk mendapatkan kedua hal tersebut sangatlah mudah.

Pertama, tuliskan kata yang diinginkan misalnya “musume”. Untuk mencari penulisan selain hiragananya, kamu tinggal menekan Spasi. Nanti IME akan memberikan salah satu kemungkinan lainnya, misalnya kanji untuk kata “musume” yaitu 娘:

Konversi kanji \"musume\" (娘) di Notepad pada Windows XP

Kalau tawaran IME bukan yang kamu inginkan, tekan saja spasi lagi untuk melihat kemungkinan-kemungkinan lainnya:

Konversi \"musume\" ke katakana (ムスメ) di Notepad pada Windows XP

Seperti sebelumnya, tekan Enter setelah mendapat pilihan yang diinginkan. Alternatifnya adalah menekan angka yang tertera di sebelah kiri pilihan.

Jangan kaget kalau untuk suatu kata, banyak sekali kemungkinan menulisnya. Ini karena di bahasa Jepang suaranya terbatas sehingga akhirnya banyak homofon.

Sebagai latihan, coba kamu tulis “koubou” yang kanjinya seperti ini: 工房 (ruang kerja seniman, studio). Jangan sampai salah karena artinya bisa sangat berbeda. Misalnya, 攻防 juga dibaca “koubou” namun artinya “serangan dan pertahanan”.

Penutup

Bisa dilihat bahwa kita bisa menulis bahasa Jepang pada komputer tanpa menggunakan Windows XP versi Jepang. Dengan IME, pemula sekalipun bisa mulai bersenang-senang dengan memunculkan karakter-karakter eksotis ke layar komputernya. Selama tidak aktif, IME juga tidak akan mengganggu pengguna komputer lain yang hanya perlu huruf latin. Ingatlah bahwa IME bisa digunakan di hampir semua program, mulai dari Microsoft Word, OpenOffice.org sampai Mozilla Firefox.

Fasilitas IME juga ada di Windows Vista, berbagai distro Linux misalnya Ubuntu, dan Mac OS X. Mungkin di lain waktu akan dibahas cara instalasinya di Ubuntu. Kapan-kapan kita juga akan membahas tips dan trik yang akan membuat pengoperasian IME menjadi lebih efisien.

Selamat menulis!