Ikan Termahal Indonesia Jadi Makanan Favorit di Jepang!

  • -

Ikan Termahal Indonesia Jadi Makanan Favorit di Jepang!

Category : Berita

Pemerintah mengungkapkan ikan tuna sirip biru dan sirip kuning (bluefin dan yellow fin tuna) adalah dua variasi ikan yang paling banyak dicuri kapal-kapal asing di perairan Indonesia.

Para pelaku illegal fishing tergiur dengan harga ikan tersebut yang bisa mencapai miliaran rupiah per ekor.

Direktur Pengelolaan Sumber Kekuatan Perikanan Ditjen PSDKP KKP, Tyas Budiman mengucapkan, Indonesia sangat kaya dengan jenis biota laut, termasuk ikan sehingga menjadi surga bagi para pelaku illegal fishing. Sasarannya adalah ikan tuna sirip biru dan kuning.

Baca juga: Mendapatkan Tiket Hemat Biaya Perjalanan Selama Di Jepang Begini Rahasianya

“Ikan tuna sirip biru paling mahal di Indonesia, harganya Rp 100 ribu-Rp 200 ribu per kilogram (Kg). Itu yang fresh, jikalau yang frozen atau beku harganya cuma Rp 10 ribu-Rp 25 ribu per Kg. Meski harga ikan tuna sirip kuning di bawah sirip biru,” ujar ia di Jakarta, Rabu (6/1/2016).

Berat seekor ikan tuna sirip biru dapat mencapai lebih dari 100 Kg sampai 300 Kg. Bila dihitung dengan harga per Kg, maka ikan tuna (Precooked Skipjack Tuna Loin) dihargai ratusan juta sampai miliaran rupiah tiap ekornya.

Tyas menjelaskan, ikan tuna sirip biru umumnya laku keras di Jepang sebagai makanan kelas atas. Mereka mengonsumsi mentah ikan tuna sirip biru yang diolah makanan sashimi karena kandungan protein yang tinggi dan meningkatkan vitalitas.

“Di Jepang, ikan tuna sirip biru diolah jadi sashimi. Makanan paling bergengsi di Jepang, termasuk di Indonesia khususnya resto-resto Jepang sebab rasa ikan itu di perairan tropis lebih sedap dibanding perairan subtropis,” ujar ia.

Kecuali Jepang, Tyas mengaku, ikan tuna sirip biru marak diselundupkan ke China, Taiwan dan negara lain untuk dikonsumsi.

“Kuota ekspor ikan tuna sirip biru dan kuning saja tidak boleh lebih dari 750 ribu ton per tahun padahal kita punya potensi yang banyak. Ingin nambah sekilo saja sulit sekali,” ucap Tyas.(Fik/Ahm)

Sumber Referensi: