Monthly Archives: January 2010

  • 0

Cara yang Tepat Memodifikasi Nomina

Category : Pemula

Nomina, atau kata benda, akan cepat membuat bosan kalau terus berdiri sendiri. Sebut saja hana (bunga) misalnya. Mendengar kata tersebut, berikutnya tentu muncul berbagai pertanyaan di benak kita. Seperti apa bunganya? Apakah dia besar? Warnanya apa? Sedang apa?

Dengan memodifikasi nomina tersebut, benda yang dimaksud jadi memuat lebih banyak informasi. Dengan kata lain, lebih berwarna. Coba saja baca dan banyangkan “bunga kecil”, “bunga besar”, “bunga merah”. Sangat berguna kan?

Nah, kita bisa memodifikasi nomina dengan berbagai jenis kata: nomina lain, adjektiva (kata sifat), dan verba (kata kerja). Secara umum, ada dua cara untuk menempelkan informasi tambahan ke nominanya: langsung atau dibantu partikel. Jadi mari kita lihat kedua cara tersebut agar tidak tertukar-tukar.

Adjektiva-i dan verba
Pertama-tama, ingat bahwa adjektiva dibagi menjadi adjektiva-i dan adjektiva-na. Secara umum, adjektiva-i diakhiri dengan hiragana i (い) (perkecualiannya, kirei (indah, bersih) dan kirai (benci) bukan adjektiva-i). Silahkan baca artikel ini untuk mengulasnya.

Adjektiva-i dan verba sangatlah mirip dalam kelakuannya memodifikasi nomina. Anggap mereka seperti stiker, jadi bisa langsung ditempelkan ke nominanya tanpa perlu bantuan partikel apapun. Sebagai contoh, jika kita ingin menempelkan adjektiva-i chiisai (kecil) ke hana, maka tinggal tempelkan saja:

小さい花
chiisai hana
bunga yang kecil

Seperti sudah dijelaskan, adjektiva-i sudah dari sananya “lengket” seperti stiker sehingga bisa langsung ditempelkan. Yang perlu diperhatikan hanyalah bahwa urutannya terbalik dengan bahasa Indonesianya: nomina yang dijelaskan muncul terakhir.

Verba juga cara kerjanya sama. Perhatikan contoh berikut:

揺れる花
yureru hana
bunga yang berayun-ayun

Nomina dan adjektiva-na
Di lain pihak, nomina dan adjektiva-na cara kerjanya berbeda dengan yang sebelumnya dijelaskan. Nomina dan adjektiva-na tidaklah lengket, jadi kalau ingin ditempelkan ke nomina kita harus menggunakan perekat yang berupa partikel.

Untuk adjektiva-na, partikelnya adalah… na (ya, sesuai namanya).

素敵な花
suteki na hana
bunga yang indah

Untuk nomina, partikelnya adalah no.

私の花
watashi no hana
bunga milikku

Partikel no selain menyatakan kepemilikan (seperti di atas) juga bisa menyatakan sifat umum bendanya, seperti contoh-contoh berikut:

桜の花
sakura no hana
bunga sakura (bunga yang “bersifat” sakura)

(tentunya contoh di atas juga bisa berarti “bunga milik seseorang bernama Sakura”)

娘の名雪と母の秋子
musume no nayuki to haha no akiko
Nayuki yang merupakan sang anak dan Akiko ibunya (Nayuki yang “bersifat” anak perempuan dan Akiko yang “bersifat” ibu)

埼玉県のひとみさん
saitama-ken no hitomi-san
Hitomi-san dari Prefektur Saitama (Hitomi-san yang “bersifat” Prefektur Saitama)

Infleksi
Infleksi negatif seperti janai dan tabenai, maupun lampau seperti shita, nakatta, dan datta juga sudah bersifat lengket. Mereka bisa dianggap seperti adjektiva-i maupun verba. Jadi tinggal langsung ditempelkan:

綺麗だった川
kirei datta kawa
sungai yang dulu bersih

大学生じゃない人
daigakusei janai hito
orang yang bukan anak kuliahan

Ingat bahwa bentuk sopan (desu, -masu, -masen, dll) hanya digunakan untuk mengakhiri kalimat. Jadi tidak bisa untuk memodifikasi nomina. Sebagai contoh, nomimasen kata (orang yang tidak minum) salah! Yang benar adalah menggunakan bentuk biasanya, nomanai kata.

Nomina gramatikal
Beberapa konstruksi tata bahasa penting di bahasa Jepang menggunakan nomina. Contohnya, koto, you, dan hou semuanya merupakan nomina. Jadi semua aturan di atas berlaku.

食べた方がいい
tabeta hou ga ii
Sebaiknya makan

稲妻のように速い
inazuma no you ni hayai
secepat kilat (cepat bagai kilat)

馬鹿なこと言うな!
baka na koto iu na!
Jangan ngomong hal-hal bodoh!

行くことになりました
iku koto ni narimashita
telah diputuskan bahwa saya akan pergi

Penutup
Seperti yang sudah dijelaskan, jangan sampai menggunakan partikel no atau na untuk menghubungkan adjektiva-i dan verba ke nomina. Sebagai contoh, kawaii no neko (kucing imut) salah! Yang betul adalah kawaii neko. benkyou shita no hou ga yokatta (harusnya waktu itu belajar) juga salah. Yang benar adalah benkyou shita hou ga yokatta.

Di atas diberi analogi bahwa partikel na atau no bertindak sebagai lem. Lem untuk menghubungkan nomina ke nomina lain misalnya. Nah, karena adjektiva-i dan verba sudah seperti stiker (otomatis bisa menempel), kita tidak perlu partikel apapun. Menggunakan partikel malah seperti menggunakan lem pada stiker untuk menempelkannya: bukan ide bagus, dan salah!


  • 0

smart.fm: Menghafal Kata Bahasa Jepang dengan Cara Menyenangkan di Internet

 

Sebagai alat bantu menghafal kata, kamu bisa menggunakan program seperti Mnemosyne. Namun kalau kamu terhubung ke Internet, ada alternatif atau pelengkap lain yaitu situs smart.fm. Di situs tersebut, kamu menghafal kata-kata bahasa Jepang dengan format seperti game tebak-tebakan. Keunggulan smart.fm yang paling utama bagi saya adalah tersedianya contoh-contoh kalimat beserta audionya dan juga mode dikte.

Situs tersebut sebetulnya sangat mudah digunakan sehingga kamu bisa saja langsung menjelajah sendiri dan memulai kuis yang menarik untuk menghafal kata-katanya. Namun kalau ingin panduan awal langkah per langkah dan beberapa tips penggunaan, silahkan baca artikelnya.

Mendaftar dan setting awal

Mendaftar di smart.fm

Pertama-tama, buatlah akun di smart.fm dengan mengklik “Join now”. Dengannya, situs tersebut bisa tahu kata-kata apa yang sudah kamu hafal dengan baik sehingga tidak akan menanyakan kata yang sama berulang-ulang. Kamu juga bisa melacak kemajuanmu. Terakhir, pengguna terdaftar bisa berteman dengan pengguna lain sehingga bisa saling melihat kemajuannya dan saling memberi semangat.

Rekomendasi awal smart.fm

Setelah mendaftar, kamu akan dibawa ke halaman awalmu dan disodori berbagai gol (kelas) untuk dipelajari. Karena banyak bahasa yang bisa dipelajari di smart.fm, ada baiknya kita memberitahu situs tersebut tentang bahasa apa yang saat ini kita pelajari. Dengannya, smart.fm bisa memberi rekomendasi gol-gol yang relevan. Untuk mengatur bahasa, pilih “Set Languages”.

Tambah bahasa di smart.fm

Di halaman pengaturan bahasa, klik “Add a Language” di bawah “Languages I Know” untuk menambahkan bahasa-bahasa yang sudah kamu kuasai (misalnya Bahasa Indonesia). Tambahkan sejumlah yang diperlukan (kamu juga bisa mengatur tingkat pemahamannya). Dengan ini, pengguna lain di smart.fm bisa tahu bahasa ibumu.

Lalu, klik juga “Add a Language” di bawah “Languages I’m Studying” untuk menambahkan bahasa-bahasa yang sedang atau ingin kamu pelajari. Tambahkan juga sebanyak yang kamu perlukan. Hasilnya misalnya seperti ini:

Selesai atur bahasa di smart.fm

Setelahnya kamu tinggal mengklik “Save” dan kembali ke halaman awal dengan mengklik “Home” di paling atas. Kali ini halaman depanmu mestinya sudah berubah:

Saran gol bahasa Jepang

Bisa dilihat bahwa gol-gol bahasa Jepang kini ditawarkan untuk kamu.

Memilih gol

Seperti telah disebutkan, gol adalah sekumpulan kata-kata yang bisa kamu pelajari sebagai satu unit. Sebagai contoh, ada gol nama-nama binatang dalam bahasa Jepang. Lalu ada gol misalnya 200 kata paling dasar di bahasa Jepang. Kamu juga bisa membuat gol sendiri, misalnya daftar semua kata-kata yang muncul di bab 1 buku cetak bahasa Jepangmu!

Untuk mencoba belajar di situs ini, silahkan saja pilih gol yang kira-kira menarik kamu. Kamu bisa memilih gol yang direkomendasikan di halaman depan misalnya, atau mengklik “more” di bawahnya untuk melihat rekomendasi yang lebih banyak lagi. Kamu juga bisa melakukan pencarian gol tertentu melalui “Search” di kanan atas.

Kalau kamu pemula bahasa Jepang, saya pribadi menyarankan kamu memulai dari seri Core 2000. Di situ diajarkan 2000 kata paling dasar di bahasa Jepang yang dibagi menjadi 10 gol. Buka misalnya gol pertama di seri tersebut yaitu Japanese Core 2000:Step 1. (karena kata-kata di situ sangat dasar, pelajar lebih lanjut mungkin bisa melirik Core 6000)

Mulai menghafal kata-katanya dengan iKnow

Core 2000

Di atas ditunjukkan halaman awal Japanese Core 2000:Step 1. Dari situ kamu bisa melihat-lihat kata-kata yang akan dipelajari di gol tersebut. Untuk memulai, langsung saja pilih “Start iKnow” yaitu aplikasi permainan menghafalnya.

(Aplikasi iKnow menggunakan Flash dan akan membuka window baru. Sebagai alternatifnya, kamu bisa mengklik tombol kuning “Start” yang langsung akan memulai permainannya di situ juga. Tapi berdasarkan pengalaman saya, suara kata dan contoh-contoh kalimatnya akan lebih lancar menggunakan iKnow, jadi disarankan untuk menggunakan iKnow saja.)

Setting huruf di iKnow

Saat iKnow pertama kali muncul, kamu akan ditanya mengenai mode belajar kamu, apakah ingin menggunakan romaji, kana, atau full (menggunakan kanji dan kana). Jadi bagi yang belum bisa membaca huruf Jepang, kamu bisa memilih romaji. Setting ini bisa diubah kapanpun jadi jangan takut untuk mencoba-coba. Contoh di bawah selanjutnya menggunakan setting romaji.

Review sesi

Dalam menyelesaikan suatu gol, proses belajar kamu akan dibagi menjadi sesi-sesi. Tiap sesi defaultnya adalah belajar 10 kata. Jadi, kamu bisa mempelajari misalnya 2 sesi atau 3 sesi setiap harinya sesuai dengan waktu yang tersedia. Saya pribadi saat ini belajar 2 sesi per harinya. Sesedikit atau sebanyak apapun, yang penting adalah berusaha rutin.

Di gambar atas ditunjukkan kata-kata yang akan dipelajari di sesi ini. Kalau kamu mengklik kata-katanya, kamu bisa mendengar cara pengucapan kata tersebut. Untuk setiap kata, disarankan agar kamu mendengarkannya lalu mencoba mengucapkannya. Setelah siap, klik tombol “Start studying” untuk mulai menghafal kata-katanya!

Permainan iKnow

Pada dasarnya, pertama arti masing-masing katanya akan ditunjukkan satu per satu. Lalu kata-kata di sesi tersebut akan ditanyakan berulang-ulang sampai kamu dianggap hafal baik. Jenis pertanyaannya bisa bermacam-macam, misalnya:

  • Kamu ditunjukkan kata bahasa Jepangnya, dan harus memilih arti bahasa Inggris yang benarnya
  • Kamu ditunjukkan arti bahasa Inggrisnya, dan harus memilih kata bahasa Jepang yang benarnya
  • Kamu ditunjukkan arti bahasa Inggrisnya, dan harus menulis sendiri kata bahasa Jepang yang benarnya

Nanti akan ada contoh kalimat untuk tiap katanya, jadi usahakan juga untuk membaca kalimatnya keras-keras agar lebih cepat hafalnya. Ini salah satu keunggulan utama smart.fm: Dengan adanya contoh kalimat, kamu jadi mengerti konteks penggunaan kata-katanya sehingga mengerti arti katanya dengan benar dan lebih mudah hafal. Jadi manfaatkan contoh kalimatnya sebaik mungkin dengan membacanya.

Setelah selesai, kamu akan dibawa ke halaman laporan sesi:

Halaman laporan sesi iKnow

Bisa dilihat persentasi tingkat hafalan tiap kata. Kalau belum 100%, maka kata tersebut sangat mungkin akan ditanyakan lagi di sesi-sesi mendatang sampai kamu dianggap benar-benar hafal. Setelah mengklik tombol “Main” kamu akan dibawa ke halaman awal gol.

Laporan gol iKnow

Ada beberapa hal yang bisa diperhatikan di situ. Pertama adalah persentasi gol secara keseluruhan. Kalau sudah mencapai 100%, artinya kamu dianggap sudah hafal seluruh kata di gol tersebut! Lalu kamu juga bisa mengubah jumlah kata tiap sesi dari 10 menjadi 5.

Untuk memulai sesi baru, klik saja tombol kuning “Start”. Namun kalau kamu sudah merasa cukup untuk hari ini, tinggal tekan “Quit” dan kamu bisa melanjutkannya di hari lain. Untuk mengubah mode romaji/kana/full, tinggal tekan “Settings” lalu pilih tab “Quiz”:

Ubah mode iKnow

Kalau kamu ingin belajar bahasa Jepang dan berharap agar suatu saat nanti bisa mahir, jangan gunakan romaji! Jumlah hiragana dan katakana tidak begitu banyak, jadi secepatnya pelajari kedua huruf tersebut dan ganti mode iKnow-mu menjadi kana (atau mode “full” yang juga menggunakan kanji). Ingat, bahasa Jepang tertulis tidak menggunakan romaji, jadi tidak ada alasan untuk berlama-lama tetap menggunakannya.

Menariknya, kamu bisa menghafal kana di iKnow karena terdapat seri hiragana dan katakana. Jadi mulai belajar huruf Jepang sekarang juga!

Mode dikte

Mode dikte

Dari halaman awal suatu gol, kamu juga bisa memulai latihan dikte dengan mengklik “Start Dictation”. Pada kuis kali ini, kalimat-kalimat penuh akan dibacakan dan tugasmu adalah menulis kalimat teresbut! Jadi, kalau kamu rajin melakukan latihan dikte, bisa dipastikan bahwa kemampuan mendengarmu akan bertambah drastis.

Selain menyelesaikan gol melalui iKnow sampai 100%, sangat disarankan agar kamu juga mengerjakan latihan dikte sampai 100%.

Penutup

Dengan smart.fm, kita dimudahkan untuk mengafal kosakata bahasa asing. Tidak hanya bahasa Jepang, di situs tersebut kita bisa belajar bahasa Mandarin, belajar bahasa Perancis, belajar bahasa Jerman, belajar bahasa Arab, sampai belajar bahasa Inggris (banyak gol untuk persiapan TOEFL atau TOEIC).

Selain iKnow dan mode dikte, ada juga mode brainspeed jadi silahkan coba juga (walaupun saya sendiri kurang begitu senang mode tersebut). Di situs tersebut juga disediakan fungsionalitas jejaring sosial sederhana sehingga kamu bisa mencari dan menambah teman (kalau ada yang mendaftar dan mencari teman, tulis saja id-nya di komentar artikel ini).

Walaupun smart.fm berguna untuk menghafal kata, dia tidak mengajari tata bahasa sehingga pemula mungkin akan bingung dengan infleksi-infleksi yang ada (misalnya kenapa kata taberu muncul sebagai tabemashita di contoh kalimat). Jadi gunakanlah bersamaan dengan buku cetak bahasa Jepang favoritmu atau dengan materi online misalnya Tutorial Tae Kim.

Dengan situs yang sangat membantu ini, semuanya kini tinggal tergantung kamu. Sehebat-hebatnya teknologi, tidak ada artinya jika tidak digunakan. Jadi berusahalah untuk menghafal kata secara rutin di situs itu, walaupun itu 1 sesi sekalipun. Pasti dalam beberapa bulan, perbendaharaan katamu sudah bertambah luas.

Setelah hafal banyak kata-kata bahasa Jepang, tentunya kamu ingin mengaplikasikannya kan? Salah satu caranya adalah dengan menulis dalam bahasa Jepang, dan kalau kamu mencari situs untuk latihan menulis bahasa asing, kunjungi lang-8.

Selamat belajar!


  • 0

Ukeru: Lucu!

Category : Budaya , Kosakata

ukeru

ukeru adalah verba sangat umum yang artinya “menerima”.

アインシュタインはノーベル賞を受けました
ainshutain wa nooberu-shou o ukemashita
Einstein menerima hadiah Nobel

……

Dari situ, banyak arti lain yang bisa diturunkan. Salah satu arti turunannya adalah “populer”, “diterima baik”, atau “menjadi hit”.

Kenapa di sini digunakan kata ukeru atau “mendapat”? Tidak sulit membuat asosiasinya, karena misalnya penampilan yang bagus akan mendapat banyak tepuk tangan, karya yang baik akan mendapat banyak pujian, dan musik yang hebat akan mendapat banyak pembelian. Ini contoh kalimatnya:

彼の漫画は大いに受けている
kare no manga wa ooi ni ukete iru
Komiknya sangat populer

……

最近は猫の面白い画像を扱ったブログが受けるようだ
saikin wa neko no omoshiroi gazou o atsukatta burogu ga ukeru you da
Akhir-akhir ini sepertinya blog yang memuat gambar menarik kucing populer

Dari contoh penggunaan di atas, bisa dilihat bahwa sesuatu yang ukeru bersifat bagus, menarik, atau baik. Nah, dari sini, bisa ditarik arti yang lebih spesifik lagi yaitu sesuatu yang sangat lucu atau menarik bagi seseorang. Misalnya, lawakan yang ukeru adalah lawakan yang membuatmu tertawa terpingkal-pingkal. Penggunaan seperti ini sangat populer di kalangan anak muda. Inilah contohnya:

アンタの顔、超うけるー
anta no kao, chou ukeruu
Wajahmu lucu bangeet!

……

Perhatikan, di contoh atas maksudnya “lucu” bukanlah lucu dalam artian imut (kawaii), tapi lucu yang membuat tertawa. Misalnya adalah wajah yang dipenuhi coret-coretan karena diisengi teman.

この動画、マジ受けたwww
kono douga, maji uketa www
video ini bener-bener bikin ngakak LOL

……

Sampingan: www?

Jadi, saat temanmu melawak atau menceritakan sesuatu yang lucu, sebagai alternatif dari misalnya omoshiroi atau waraeru, coba katakan “ukeru, ukeru!