Teka-Teki Bahasa Jepang: Nazonazo

  • 0

Teka-Teki Bahasa Jepang: Nazonazo

Category : Budaya , Situs Menarik

Di bahasa Jepang, teka-teki disebut nazonazo (謎々). Baru-baru ini, salah satu teman saya memberitahu sebuah situs yang berisi banyak teka-teki.

Menurut saya sendiri teka-teki adalah cara yang menarik untuk menguji pemahaman kita terhadap suatu bahasa dan budaya. Hal ini terutama berlaku bagi teka-teki yang melibatkan permainan kata. Kalau kamu bisa menjawab banyak teka-teki dalam bahasa Jepang, atau kalau kamu bisa tertawa paham (ngeh) setelah tahu jawabannya, maka dalam artian tertentu kamu sudah bukan pemula lagi.

Jadi, mari kita lirik beberapa!

赤ちゃんの口から出てきたのは誰?
akachan no kuchi kara dete kita no wa dare?
Siapakah (dare) yang keluar dari mulutnya bayi?

……

Jawabannya adalah “yodare” (涎) yang berarti iler/air liur.

命令するのが好きな色は?
meirei suru no ga suki na iro wa?
Warna apa yang sukanya merintah-merintah?

……

Jawabannya adalah shiro. shiro bisa berarti “putih” (白), namun bisa juga berarti “lakukan!!!” (しろ!!!).

Sampingan: Bentuk perintah

その街でサイコロを振ると4か5がでるアメリカの都市は?
sono machi de saikoro o furu to yon ka go ga deru amerika no toshi wa?
Kota apa di Amerika yang kalau kita melempar dadu, pasti keluarnya empat atau lima?

……

Jawabannya adalah shikago (Chicago). Kata tersebut bisa juga diartikan “empat atau lima” karena karena angka 4 di bahasa Jepang bisa dibaca yon maupun shi (4か5 = shi ka go).

お湯は、いつ沸かすのがいい?
oyu wa, itsu wakasu no ga ii?
Kapan waktu terbaik untuk merebus air panas?

……

Jawabannya adalah yakan, yang bisa berarti “malam” (夜間) dan bisa juga berarti “ceret” (薬缶).

14時に起きる気象現象は?
juuyo-ji ni okiru kishou genshou wa?
Apa fenomena cuaca yang terjadi pukul 14?

……

Jawabannya adalah niji yang bisa berarti “jam 2″ (2時) dan bisa juga berarti “pelangi” (虹). (jam 14 = jam 2)

Sedikit tata bahasa untuk mengakhiri artikel ini. Pada bahasa Jepang, kata tanya seperti nani (apa), itsu (kapan), dan dare (siapa) yang muncul di akhir bisa dihilangkan kalau konteksnya sudah jelas. Sebagai contoh, “okaasan wa doko?” (Ibu di mana?) bisa juga disingkat menjadi “okaasan wa?“. Perhatikan bahwa teknik ini banyak dipakai pada penulisan kalimat teka-teki di atas.

Untuk banyak teka-teki lainnya, silahkan cek sendiri situsnya! Pasti temanmu dari Jepang akan kagum kalau kamu memberinya nazonazo. (tapi siap-siap juga dibalas nazonazo yang lebih banyak lagi!)


Leave a Reply