Monthly Archives: November 2008

  • 0

Sedikit mencicipi kamus Jepang-Jepang

Tags :

Category : Alat Studi , Situs Menarik

Kalau sudah ada kamus Jepang-Indonesia atau kamus Jepang-Inggris, sepertinya kamus Jepang-Jepang tidak diperlukan ya? Tapi kenyataannya tidak juga. Banyak kelebihan kamus Jepang-Jepang atau kokugo jisho ini.

Salah satu kelebihan yang ingin saya angkat di sini adalah mengenai caranya mendeskripsikan kata-kata. Kamus bilingual biasanya hanya memberikan terjemahan-terjemahan terdekat suatu kata. Misalnya, 愛 (ai) dan 恋愛 (ren’ai) pasti memiliki terjemahan “cinta” di kamus Jepang-Indonesia. Tapi “cinta” yang bagaimana? Apakah keduanya bisa digunakan untuk menyatakan “cinta pada musik” misalnya?

Nah masalah ini diselesaikan oleh kamus Jepang-Jepang yang menjelaskan entri-entrinya dengan deskripsi yang mendetil. Dari situ kita bisa tahu persis batasan penggunaan suatu kata. Supaya ada gambaran kongkrit mengenai bagaimana kamus seperti ini berguna, saya akan coba menerjemahkan entri otaku dari kamus online Daijisen (大辞泉) yang ada di situs Yahoo! Jisho. Apakah “otaku” yang kamu tahu ada di situ? Apakah ada penggunaan lain yang belum pernah kamu temui?


o-taku: お‐たく (御宅)

[1] nomina (kata benda)

1) Kata penuh hormat yang menunjuk pada rumah atau tempat tinggal lawan bicara atau pihak ketiga. <sensei no otaku ni ukagau: mengunjungi rumah guru>

2) Kata penuh hormat yang menunjuk pada keluarga lawan bicara atau pihak ketiga. <otaku wa ninzuu ga ooi kara nigiyaka deshou ne: karena anggota keluarganya banyak, jadinya ramai ya?>

3) Kata penuh hormat yang menunjuk pada suami lawan bicara. <otaku wa dochira e otsutome desu no: di mana suami ibu bekerja?>

4) Kata penuh hormat yang menunjuk pada perusahaan atau organisasi lawan bicara. <otaku no keiki wa dou desu ka: bagaimana kondisi perusahaan anda?>

5) Obsesi yang berlebih pada sesuatu. Orang tersebut. <anime otaku: maniak kartun Jepang>

* (5) sering ditulis dengan katakana: オタク. Sepertinya penggunaan ini mulai muncul di pertengahan tahun 80-an dan pada awalnya digunakan untuk memanggil lawan bicara, “otaku”, di antara sekelompok sahabat.

[2] pronomina (kata ganti)

Kata yang menunjuk pada lawan bicara sepadan yang tidak terlalu dekat dan berisi rasa hormat yang ringan. <watashi yori otaku no hou ga tekinin deshou: dibanding saya, kamu lebih cocok untuk posisi ini>


Ya, kira-kira seperti itu entri-entri pada kamus Jepang-Jepang. Menarik bukan? Tentu saja, penggunaan kamus ini juga akan membantu (memaksa?) kita menggunakan kemampuan bahasa Jepang kita sampai batas maksimumnya. Itu tentu saja hal yang baik karena merupakan latihan tersendiri yang akan meningkatkan penguasaan kita. Jadi simpan pranala ke Yahoo! Jisho pada browser kamu.

(catatan: Situs kamus gratis Yahoo! Jisho ini juga memiliki kamus Jepang-Inggris dan saya pernah menulis panduan penggunaannya)